PROSEDUR PERCOBAAN

 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]

PROSEDUR PERCOBAAN

1. Persiapan Alat dan Komponen

Sebelum memulai perakitan, pastikan seluruh komponen berikut tersedia:

  • LM35 (sensor suhu)
  • IR Obstacle sensor (infrared)
  • Op-Amp TL082 (2 buah)
  • Transistor D882 (2 buah)
  • Comparator LM393
  • Relay 5V (2 buah)
  • Potensiometer 1kΩ (RV2)
  • Resistor 220Ω, 10kΩ, 51kΩ
  • LED putih
  • Buzzer
  • Heater
  • Power Supply 5V
  • Breadboard
  • Kabel jumper
  • Convert DC
  • Multimeter untuk pengukuran tegangan

Fungsi komponen:

  • LM35 → mendeteksi suhu ruang pengering
  • Potensiometer → menentukan batas suhu cutoff
  • IR → mendeteksi keberadaan bahan (pakan) atau penutup terpasang

 

2. Tahapan Perakitan Sensor Suhu (LM35)

Pemasangan LM35

  • Vcc → +5V
  • GND → ground
  • Vout → input + op-amp

Potensiometer

  • kaki 1 → +5V
  • kaki 3 → GND
  • kaki tengah → input − op-amp
    (ini sebagai pembanding suhu)

Konfigurasi Komparator

  • output op-amp → resistor 10k → basis transistor
  • transistor → driver relay

Relay mengaktifkan heater

 

3. Tahapan Infrared Sensor

Pemasangan IR

  • Vcc → +5V
  • GND → ground
  • OUT → input op-amp

Fungsi infrared pada project kamu:

  • mendeteksi apakah media pakan ada di dalam
  • memastikan sistem hanya aktif jika IR mendeteksi “ADA OBJEK”
    (sebagai safety dan otomatisasi proses)

Jika IR tidak mendeteksi pakan → relay heater OFF

 

4. Sistem Aktuator Pemanas

Relay menghubungkan:

  • heater
  • LED indikator (ON saat pemanasan)
  • buzzer ( jika suhu > batas)

 

5. Pemeriksaan Awal

  • cek sambungan LM35
  • cek potensiometer
  • ukur output LM35 dengan multimeter
  • panaskan ruang → lihat apakah relay ON/OFF mengikuti suhu

Cek infrared:

  • tutup sensor dengan tangan → LED IR harus berubah
  • coba ada benda (pakan) → sistem boleh aktif

 

6. Pengujian Sistem

A. Pengujian Suhu

  • panaskan ruang pengering dengan heater
  • amati output LM35
  • atur potensiometer
  • periksa kapan relay memutus heater

 

B. Pengujian Infrared

  • letakkan pakan di dalam ruangan
  • pastikan sensor mendeteksi objek
  • jika objek hilang → heater OFF otomatis

 

C. Pengujian Pengeringan Pakan

  • masukkan pakan
  • hidupkan sistem
  • atur suhu target melalui potensiometer
  • catat lama pengeringan
  • perhatikan perubahan kelembaban fisik pakan

Parameter dicatat:

  • waktu pengeringan
  • rentang suhu
  • kondisi bahan

D. Pengujian Kombinasi

  • IR mendeteksi objek
  • suhu meningkat
  • heater menyala
  • suhu melewati batas → heater OFF

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONTROL GORDEN OTOMATIS